Top
 

Mini Bollywood di Singapura

Back

Mini Bollywood di Singapura

Kok bisa di Singapuara ada “Mini Bollywood”?

Siapa yang gak tahu Little India di Singapura, daerah ini selalu digadang-gadang menjadi “Mini Bollywood” di negara Merlion ini. Mungkin kita tahu pecinan di Singapura, yaitu ChinaTown. Begitu juga daerah yang isi masyarakatnya bahkan dekorasi wilayahnya seperti membawa kita ke negara yang terkenal dengan Taj Mahalnya.

Little India

Melihat kawasan Little India yang kental dengan nuansa India, yang identik dengan warna-warna yang cerah, dari ruko pedagangnya, sampai ke tempat ibadah yang terdapat di sana. Apalagi kalau kamu menemukan satu pasar yang besar di dalamnya, yang bernama Tekka Centre.

Tekka Centre

Di pasar ini banyak yang menjual kain Saree khas India, lalu pernak-pernik dari India lainnya seperti bunga kalungan sebagai wewangian, sampai kebutuhan pangannya. Seperti daging dan sayur.

Shopping in tekka centre

Faktanya, kultur orang-orang India yang tinggal di Singapura pun masih kental melekat. Soalnya,  semua pedagang makanan di kios atau restoran, pedagang bunga, buah dan sayur, perhiasan, serta tempat penukaran uang adalah pria. Jadi, jangan harap kalau ke sana ketemu dengan pedagang perempuan. Karena perempuannya punya tugasnya sendiri, yaitu mengerjakan pekerjaan rumah, merawat anak-anak. Kalau pagi, mereka pergi ke pasar membeli buah-buahan dan sayur-sayuran.

seller men in little india

Toko-toko di sana umumnya buka mulai pukul 10 pagi. Jadi, kalau mau pagi-pagi ke sana, masih pada tutup. Little India terletak di sekitar jalan Serangoon, Singapura. Jalan Serangoon merupakan jalan tertua yang berada di wilayah itu, dibangun sekitar tahun 1820. Makna jalan Serangoon yang dikenang sama masyarakat setempat yaitu Serangoon berarti gong yang dipukul untuk menakut-takuti hewan liar saat membelah perkebunan.

Pinggir pasar di Lil India

Dulunya, orang-orang dari India didatangkan ke tanah Singapura untuk dipekerjakan sebagai buruh perkebunan. Beberapa diantaranya ada yang menjadi peternak sapi atau kerbau dan bekerja di ladang pertanian. So, jadi penamaan jalan Serangoon sudah pada tahu ya…awal mula adanya Little India tercipta di sini. Dan nyatanya, malah jadi destinasi wisata yang banyak dikunjungi para wisatawan internasional.

Pedestrian in Lil India

Buat kamu yang memang punya destinasi langsung ke Little India, dibutuhkan waktu 30-40 menit perjalanan dari Bandara Internasional Changi menuju Little India dengan menggunakan taksi. Ongkosnya sekitar 20-30 SGD (Rp 218.000 – Rp 327.000), tergantung juga dengan cuaca dan kondisi jalanan.

seller men in little india

Tapi kalau mau lebih irit, bisa naik Mass Rapid Transit (MRT) yang bisa diakses dari stasiun MRT di bandara menuju stasiun MRT di Little India. Caranya, kamu bisa cari MRT dengan jalur hijau kemudian transit di St.Tanah Merah. Turun di St.Tanah Merah, naik lagi MRT yang menuju Tuas Link. Jangan lupa turun dan transit di St. Bugis, untuk berganti kereta di jalur biru nomor 11 yang menuju arah Bukit Panjang. Untuk tariff MRT dari Bandara Internasional Changi sampai ke St. Little India yaitu 1,69 SGD (Rp 18.500) dengan jarak tempuh 18,6 kilometer. Mudah kan kalau kamu ke sini, apalagi buat kamu yang gak terlalu membawa uang banyak.

Enjoy!

Sorry, the comment form is closed at this time.