Top
 

Cobain Limon Bus Di Jepang

Back

Cobain Limon Bus Di Jepang

Pas sampe di Jepang, aku langsung cobain Limon Bus lho, Travelers !

Ada yang tau ga Limon Bus itu apa? Limon bus adalah perjalanan wisata tentunya menggunakan bus dan keselamatan kamu pasti terjamin, Travelers. Limon Bus ini berwarna kuning terang dan melayani rute wisata yang beragam seperti tempat-tempat rekomendasi yang terkenal di Jepang.

Waktu aku sampe di Kansai Airport, aku menuju meeting point di Terminal 1 Kansai Airport dan langsung naik ke Limon Bus. Warna busnya kuning terang, bus ini jalan jam 7.30. Bus ini juga bakalan ke beberapa meeting point seperti Hearton Hotel Nishi, Nihonbashi Tsurutontanmae dan JR Namba Station OCAT.

Jadi perjalanan aku sama Limon Bus ini bakalan ngunjungin tempat-tempat instagramable di Jepang. Nah, tempat pertama yang kami datengin adalah Kuil Kifune. Kami sampe pukul 10.50 siang. Tempat ini terletak di daerah Sakyo di kota Kyoto. Kuil ini dikenal untuk simpul cinta dan merupakan tempat yang populer untuk mengikat janji suci pernikahan.  Tempatnya memang instagramable lho, Travelers !
ini nih fotonya!

Setelah setengah jam kami di Kuil Kifune, perjalanan cobain Limon Bus di Jepang berlanjut ke Kuil Okazaki. Disini kamu bisa melihat banyak patung kelinci yang imut-imut karena dulunya kuil ini dikenal sebagai Higashi-tenno (Raja Timur), melindungi kaisar, istananya, dan warganya dari kekuatan jahat apa pun yang berasal dari arah timur. Nah, pada saat itu seorang permaisuri berhasil melahirkan anak di kuil Okazaki ini, Travelers. Ya.. Seperti yang kita tau kalo kelinci merupakan simbol produktivitas dalam menghasilkan keturunan.

Jadi ga heran kalo tempat ini sering dijadikan tempat merayakan pernikahan Shinto tradisional. Dengan harapan pernikahannya akan menjadi keluarga yang memiliki keturunan dan sehat. Habis itu, kami melanjutkan perjalanan cobain Limon Bus di Jepang ke Gion. Gion dikenal sebagai distrik geisha paling terkenal di Kyoto. Dikemas dengan bar, restoran, dan kedai teh tradisional. Kamu bakalan melihat para geisha berlalu-lalang, tapi tolong bersikap yang sopan kepada mereka ya Travelers !

Disini kami juga pergi ke Hanamikoji, jalanan terkenal di Kyoto sebagai salah satu jalan terbaik yang dilestarikan. Rumah-rumah tradisional kayu machiya, kafe dan toko-toko manis, restoran kaiseki dan butik-butik yang tak ada bandingannya. Meskipun disini banyak turis, keindahannya ga tertandingi, Travelers !

 

Selanjutnya, kami pergi ke Higashiyama. Higashiyama merupakan salah satu distrik bersejarah yang paling terpelihara di Kyoto. Tempat ini dipenuhi dengan jalur sempit, bangunan kayu, dan toko-toko pedagang tradisional yang membangkitkan suasana kota tua. Keren banget deh buat foto-foto disini, Travelers !

Kami juga mengunjungi Kuil Yasaka Koshindo. Kuil kecil yang terletak di daerah Higashiyama di Kyoto. Kuil ini dekat dengan kuil “Kiyomizu dera” yang terkenal. Yasakakoshido memiliki cara ibadah yang unik. Para penyembah menuliskan keinginan mereka pada bola warna-warni yang disebut “kukurizaru” dan menggantungnya di situs.

 

Kukurizaru adalah jimat bundar berbentuk bola yang terbuat dari kain, mewakili monyet dengan itikad baik. Dipercayai bahwa jika kamu menyerah dengan salah satu dari keserakahan, salah satu keinginan kamu mungkin menjadi kenyataan. Yang paling terkenal dari kuil ini adalah untuk “simpul cinta”. Kukurizaru warna-warni yang memegang keinginan cinta menciptakan kuil biasa ke negeri ajaib. Yuk kunjungi Kuil Yasakakoshindo, kuil paling berwarna dan fotogenik di Kyoto, Travelers!

Setelah itu, kami pergi ke Arashiyama. Arashiyama adalah distrik turis yang menyenangkan di pinggiran barat Kyoto. Disini kami datengin Bamboo Forest lho Travelers ! Suara gemerisik bambu di dalam hutan ini dinamai salah satu dari “100 Soundscapes of Japan” oleh Kementerian Lingkungan Jepang. Bamboo Forest buka 24 jam sehari dan tidak menawarkan biaya masuk, jadi disarankan mengunjunginya pagi-pagi sekali atau saat matahari terbenam.

 

Arashiyama juga sangat populer selama musim bunga sakura dan musim gugur. Jadi pastikan kamu datang ke sini saat musim semi dan musim gugur ya, Travelers ! Dan akhirnya perjalanan cobain Limon Bus di Jepang selesai. Aku pun diantarin ke Hearton Hotel Nishi-Umeda, tempat aku menginap.

Jadi gimana nih Travelers? Tertarik buat cobain Limon Bus di Jepang ga nih?

 

 

Sorry, the comment form is closed at this time.