Top
 

3 Days of Beautiful Excitement in South Korea

Back

3 Days of Beautiful Excitement in South Korea

Pertama-tama ijinkanlah saya ngehype dulu dan mengucapkan AKHIRNYA KESAMPEAN JUGA BERANGKAT KE KOREA!!!!

Ya. Akhirnya setelah beberapa waktu nabung akhirnya cita-cita terwujud buat dateng ke Korea, Korea Selatan ya btw, bukan Korea Utara, jangan salah paham. Tanpa babibu lebih jauh saya mempersiapkan segalanya karena itung-itung ini trip pertama saya ke Korea. Dan saya juga udah dapet beberapa wejangan dari teman-teman buat memudahkan liburan saya nanti. Dan inilah yang perlu digarisbawah dan dipersiapkan:

  • Usahakan tuker uang Rupiah ke Won sebelum berangkat. Bisa di money changer terdekat sesuai keinginan. Kalau ngambil duit disana pakai ATM kena biaya penarikannya dan itu lumayan bisa sampai 3600 won kan bisa gempor, selain itu ratenya juga ga terlalu bagus.
  • Nanti jangan lupa beli T-Money buat pembayaran transportasi, biar gak ribet tinggal tap-in. bisa dibeli di counter yang ada di bandara. Harganya 3000 Won dan langsung bisa ditop-up.
  • Bawa pakaian sesuai musimnya. Musim di Korea ada musim dingin bulan Desember – Februari, musim semi bulan Maret – Mei, musim panas bulan Juni – Agustus, dan musim gugur bulan September – November.
  • Beli kartu SIM lokal, yakali liburan ke Korea gak pakai internet.

 

Siap!! Saatnya berangkat.

 

 

Karena saya perginya saat libur jadi tiket pesawatnya lumayan mahal, 7 juta pp. depart pagi-pagi buta jam 01.30, dan sampai disana lumayan lama jam 14.50. Lelah rasanya duduk mulu, tapi setelah itu habis melihat betapa luas, bersih dan bagusnya Bandara Incheon rasanya capeknya berkurang.

 

 

Setelah itu saya beli kartu SIM lokal dari kartu XL ke KT dan isi paket yang 10 hari seharga Rp 420.000. habis itu beli T-Money da nisi saldo 30.000 Won. Oh iya, T-Money ini bisa direfund di semua convenience store pas kita balik, jadi jangan lupa refund ya di bandara kalo dah bener bener selesai jalan-jalannya.

 

Barulah setelah itu saya ke guesthouse. Guesthouse yang akan saya tempati ada di daerah Myeongdong. Ada 2 cara untuk kesana, naik bus atau naik subway, silahkan pilih dengan bijak. Kalau saya pilih naik subway aja karena udah biasa naik KRL di Indonesia hehehe.

 

Ternyata namanya AREX guys hehe, di AREX ini ada dua pilihan yaitu express sama all stop train, bedanya yang express tidak berhenti di tiap stasiun jadi lebih cepet, dan ongkos lebih mahal pastinya. Karena itulah saya pilih yang all stop hehehe.

 

 

 

Dari stasiun bandara Incheon saya berangkat tujuan Seoul Transit Station, lalu pindah ke line 4 ke Myeongdong dan keluar di exit 3. Habis itu tinggal jalan kaki ke guesthouse yang saya akan tempati, yaitu 3rd Namsan Guesthouse, yang deket banget dari stasiun, jadi mau kemana-mana lebih mudah. Selain itu deket juga lagi sama GS25 dan Sevel (semacam Alfamart Indomaret kalau di Indonesia), lumayan kalau mau beli nasi gak jauh.

Setelah booking buat 3 hari ke depan dan bayar dan lain-lain saya istirahat dulu di guesthouse, lumayan nyaman tempatnya, ada free Wifi + free sarapannya juga.

 

Garing banget kalau malam-malam cuma merenung di kamar, saya langsung cau aja buat jalan-jalan sekitar Myeongdong. Langsung terbesit di pikiran untuk ke pusat perbelanjaan Myeongdong, siapa tau ada yang bisa dibeli.

 

Saya belanja aja yang kira-kira murah tapi bermanfaat hahaha. Oh dan di Myeongdong ini ada ayam goring terkenal namanya twotwo chicken yang harganya selangit tapi rasanya enak dan porsinya banyak katanya. Saya sih skip aja, cukup manfaatin sarapan gratis dari guesthouse. Kan lumayan uangnya bisa buat beli baju. Banyak banget gerai makanan di Myeongdong saya juga sampai bingung. Saya akhirnya beli tteokbokki aja yang pedes dan enak.

 

 

 

Myeongdong Night Market ini buka dari jam 05.00 sore sampai malam. Salah satu pasar yang terkenal di Korea, apalagi kulinernya.

Sempet jalan-jalan ke arah belakang Myeongdong Market, akan terlihat Myeongdong Cathedral.

 

 

Setelah agak malem, saya balik ke guesthouse dengan perut kenyang, selanjutnya tinggal tidur untuk besok mengunjungi istana-istana menarik di Korea.

 

 

 

Hari kedua ini untungnya saya bisa bangun pagi, langsung aja mandi dan siap-siap sarapan. Sarapan yang disediakan disini itu kayak olahan roti, sereal, telor, susu dan es jeruk. Pagi-pagi jadi hemat, siangnya juga bisa karena sisaan sarapan bisa dimakan buat makan siang hehe (mental pengiritan).

 

Hari tujuan saya adalah Insadong st, sebuah jalan kenamaan yang dikenal sebagai salah satu memorable attractions-nya Seoul. Jalan sepanjang lebih dari 700 meter ini membentang diantara Anguk-dong Rotary dan Tapgol Park (Jongno 2-ga), dikenal pula sebagai focal point of Korean traditional culture and crafts. Hmm menarik…

Saya menuju stasiun dan naik subway mengambil line 3 menuju Stasiun Anguk. Sampai di Insadong, pastinya belanja oleh-oleh dong. Saya beli mulai dari kaos, aksesoris, souvenir, dan barang-barang seni yang artistik buat oleh-oleh.

 

 

 

 

Selain menawarkan beragam benda seni sama souvenir-souvenir Korea, Kita juga bisa menemukan gerabah, kaligrafi, teh tradisional, masih banyak lagi.

Disini sempet ketemu dan ngobrol sama turis asal Malaysia, kita langsung akrab dan dia jadi guide saya sambil masih keliling Insadong.

Kelar semua urusan di Insadong, saya berpindah ke Deoksugung Palace. Kembali saya naik subway menuju Stasiun City Hall dan langsung sampai di TKP.

Lokasinya juga dekat dengan Seoul Plaza, dan saya juga melihat I Seoul U di depannya, menarik buat spot foto-foto dulu, saya sempet mintain foto ke turis yang kebetulan juga lagi disana, pun sebaliknya dia juga saya fotoin. Harga tiketnya pun murah cuma 1000 won alias Rp 11.300

 

Deoksugung artinya istana yang dipenuhi budi pekerti dan berumur panjang. Merupakan satu dari lima grand palace peninggalan Dinasti Joseon, kerajaan terakhir Korea Selatan yang berkuasa hingga tahun 1910. Empat istana lainnya adalah Gyeongbokgung, Changdeokgung, Changgyeonggung, dan Gyeonghuigung. Tapi kayanya saya cuma akan ke Deoksugung karena keterbatasan waktu dan budget hiks hiks.

Yang gak boleh dilewatkan di Deoksugung adalah free rental hanbok nya dan upacara pergantian pengawalnya. Kapan lagi kan bisa pake hanbok hahaha. Oh iya, satu dari sekian pengunjung bisa ikut Upacara Pergantian si ‘Royal Guard’ juga.

 

Arsitekturnya cukup klasik dan tradisional. Di dalam kompeks itu ada bangunan-bangunan berarsitektur perpaduan barat maupun tradisional Korea yang saling bersandingan mesra (eciee).

 

 

Oke.

Udah capek banget jalan-jalannya, nasi murah Sevel + makanan bawaan dari sarapan guesthouse juga sudah habis, hari juga semakin sore. Saya kembali pulang ke guesthouse, badan rasanya udah lengket banget.

 

 

Hari ketiga, yang sekaligus hari ini mau checkout dan balik ke tanah air, seperti biasa mandi, siap-siap, sarapan, dan bungkus sarapan dan lanjut ke destinasi berikutnya.

Kurang afdol rasanya kalau ke Korea gak berkunjung ke tempat berbau K-Pop. Walaupun saya gak suka sama K-Pop tapi gak ada salahnya untuk datang berkunjung ya kan.

Hari ini mau liat liat segala hal yang berbau Kpop di Gangnam. Cara kesananya lagi-lagi pakai subway dan turun di stasiun Apgujeong. Kemudian saya naik bus ke SM Coex Atrium, yang notabene adalah museumnya artis-artis dari manajemen SM. Yang saya tau artisnya SM Cuma SNSD, mungkin saya mulai caritahu tentang mereka, sudah lama juga.

 

 

Disini pastinya didominasi oleh cewek-cewek K-poper, saya jadi merasa paling ganteng disini. Berada di pusat kota Seoul, persisnya di kawasan Gangnam yang terkenal sebagai lokasi wisata operasi plastik itu.

Gedung dengan motif ornamen hitam-putih setinggi enam lantai seolah-olah lagi dadah dadah sama saya sambil ngucapin selamat datang dari kejauhan. Ornamen hitam-putih itu memang sepele kalau dilihat sekilas. Tetapi kalau diperhatikan, kita bisa melihat nama-nama artis SM Entertainment terselip di sana.

 

 

Disini ada banyak toko souvenir khas artis-artis K-pop, galeri, tempat makan, pusat belanja, dan lain-lain.

Oke, gak banyak yang bisa dilakukan disini, saya pindah lagi menuju monument ISeoulU tadi, duduk-duduk sambil lihat orang-orang lalu lalang, sambil nikmati makan, ternyata Korea ini bawa kesan tersendiri ya dengan berkunjung ke tempat-tempat wisatanya. Lalu setelah itu pindah lagi ke Patung Sejong di Gwanghwamun Square, foto-foto sambil nikmati suasana.

 

Patung Sejong

 

 

Dan rangkaian perjalanan panjang kunjungan saya kali ini berakhir di Gwanghwamun Square. Setelah banyak berkunjung saya checkout di guesthouse dan bersiap-siap untuk ke bandara dan pulang ke rumah.

Cukup banyak belanjaan + oleh-oleh yang saya bawa, paling terbanyak waktu beli di Insadong Street. Itu adalah tempat recommended yang menjual berbagai barang estetis. Kalian yang ada agenda ke Korea Selatan, harus kudu wajib sambangi tempat itu.

 

Akhir kata, tulisan saya saya tutup dan Happy Travelling…

 

 

 

Sorry, the comment form is closed at this time.